ICT Dalam Lingkup PAUD



  Teknologi informasi dan komunikasi bukan lagi hal yang asing di kalangan para pelajar. Mulai dari kalangan anak sekolah dasar hingga mahasiswa telah menggunakan TIK dalam menunjang pembelajaran. Bahkan sebagian anak usia dinipun telah mengenal TIK. Namun, penggunaan TIK dalam lingkup anak usia dini otomatis berbeda dengan kalangan mahasiswa. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa anak usia dini (0-6 tahun) adalah masa yang paling potensial untuk membangun dan menumbuh kembangkan potensi dalam diri anak.  Pembelajaran TIK bagi anak usia dini di rancang sedemikian dan semenarik mungkin, guna untuk memikat perhatian anak. Mengapa di rancang sedemikian mungkin ? Karena anak usia dini memiliki konsentrasi yang pendek, otomatis mereka cepat mengalami kebosanan. Pembelajaran yang berbasis TIK merupakan model pembelajaran yang inovatif.

1.                  Keterkaitan ICT dengan PAUD
     Anak usia dini memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan ego yang sangat luar biasa. TIK dapat di gunakan anak untuk memenuhi rasa ingin tahunya serta dapat memotivasi untuk terus berkembang. Namun, masih banyak orang tua dari anak tersebut dihantui oleh ketakutan yang berfikir anaknya akan terjerumus dalam hal yang tidak baik sehingga membuat orang tua bersikap protektif terhadap anaknya dan adapula yang sampai mengekang anaknya. Tindakan tersebut adalah tindakan yang keliru, di mana orang tua membatasi ruang gerak anak dan akibatnya anak akan kehilangan kepercayaan diri dan akan minder terhadap dunia luar. Orang tua menganggap bahwa pembelajaran TIK bagi anak usia dini menimbulkan efek negatif. Tanpa orang tua sadari, pembelajaran TIK sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak usia dini seperti perkembangan kognitif, afektif, maupun sosial-emosional.
  1. Perkembangan Kognitif. Dengan adanya pembelajaran ini, anak dapat belajar berhitung menggunakan aplikasi kalkulator yang ada pada komputer, mengenal bentuk geometri, mewarna, menggambar pemandangan yang disukai,dll. Semua itu dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi-aplikasi yang terdapat pada komputer.
  2. Perkembangan afektif. Misalnya: suatu program di desai secara tepat dengan memberikan potongan clip suara atau video yang isinya menggugah perasaan.
  3. Perkembangan sosial-emosional. Aspek lain yang dapat digali dalam pembelajaran komputer adalah bagaimana ia berinteraksi dengan teman, latihan berbagi, bekerja sama.
     Keterkaitan ICT dalam lingkup PAUD, belajardengan menggunakan komputer dapat membuat pendidikan menjadi terlatih dan terampil. Secara umum dalam pembelajaran komputer dengan hubungannya pada anak usia dini di lakukan untuk berbagai kegiatan:
  1. Anak didik dapat menyimpan data,
  2. Anak didik dapat mengolah data dengan bantuan guru atau pengajar,
  3. Anak didik dapat mencapai pembelajaran mendesain pesan dan informasi,
  4. Anak didik dapat menyajikan informasi dan pengetahuan,
  5. Anak didik mampu mengkomunikasikan pesan dan informasi,
  6. Anak mampu membuat teks,dan
  7. Anak didik dapat mempelajari system informasi dan komunikasi.
2.                  Fungsi dan Peran ICT dalam Lingkup PAUD
     Pembelajaran di TK dan RA berpedoman pada prinsip belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar (Depdiknas, 2004). Prinsip tersebut berdasar karena dengan suasana bermain sambil belajar atau sebaliknya tidak membuat anak merasa ditekan ataupun tertekan pada situasi dan kondisi mereka yang sedang mempelajari diri dan juga lingkungannya. Oleh karena itu,TIK juga memiliki peran penting dalam sarana dan prasarana pembelajaran. Tujuan pembelajaran TIK pada anak usia dini adalah mengenalkan teknologi informasi dan komunikasi. Untuk memudahkan anak usia dini dalam membantu proses belajar dengan cara yang menyenangkan, kreative, imaginatif dengan memakai TIK sebagai sumber belajar, seperti CD interaktif yang kini semakin banyak berkembang dalam modifikasi isi dari pembelajarannya. Agar anak-anak tidak jauh melenceng dari pengenalan pembelajaran yang kita harapkan pada tujuan semula menjadikan TIK sebagai sumber belajar yang cocok dan pantas bagi anak usia dini. Karena , yang kita ketahui di samping TIK mempunyai dampak positif juga mempunyai dampak negatif. Maka dibutuhkan pengawasan dari orang tua.

3.                  Manfaat Integrasi ICT dalam Lingkup PAUD
     Manfaat TIK pada anak usia dini adalah mengenalkan teknologi informasi dan komunikasi. Ada dua hal yang perlu diberikan pada pembelajaran komputer, yaitu kemampuan dan pengetahuan. Kemampuan berhubungan dengan keterampilan menggunakan komputer. Pada tahap PAUD, anak masih dalam batas mengenalkan komputer, bagian dan fungsi komputer itu sendiri, menggunakan komputer dengan benar. Sedang unsur pengetahuan adalah pengetahuan yang sesuai dengan tingkat kemampuan anak seperti: berhitung, mengenal bentuk geometri, mewarna.
     Manfaat TIK sebagai media belajar yaitu:
  1. E-learning (electronic learning); adalah pembelajaran jarak jauh melalui pemanfaatan teknologi internet.
  2. E-book (elecrtonic book); pada fasitas ini siswa dapat mencari koleksi perpustakaan elektronik berupa buku-buku,majalah, surat kabar, dsb
  3. Teleconference atau video conference; sebuah sistem pembelajaran dimana terjadi interaksi langsung, misalnya antara guru dan siswa, antara dosen dan mahasiswa.
Manfaat TIK sebagai media pembelajaran merupakan hal yang baru dalam pendidikan. Clarck mengklasifikasikan media dalam pembelajaran menjadi 5 perspektik yaitu: media sebagai teknologi dan mesin, media sebagai tutor, media sebagai alat sosialisasi, media sebagai motivator dalam belajar, media sebagai alat mental untuk berfikir dan dan memecahkan masalah. Pesan yang dikomunikasikan adalah sebuah informasi menurut Rudy Bretz ciri utama media di bagi menjadi 3 unsur pokok yaitu suara, visual, dan gerak. Visual dibedakan menjadi 3, yaitu : gambar, garis, dan simbol yang merupakan suatu kontinum dari bentuk yang dapat ditangkap dengan indera penglihatan.
Di samping itu Bretz juga membedakan antara media siar (telekomunikation) dan media rekam (recording) sehingga terdapat 8 klasifikasi, yaitu: media audio visual gerak, media audio visual diam, media audio semi gerak, media visual gerak, media visual diam, media semi gerak, media audio , media cetak.
 Karakteristik menurut Munadi media terdiri dari 4 macam yaitu: media audio, media visual, media audio visual, multimedia.
     Manfaat komputer bagi anak usia dini:

  1. Melatih logika. Saat bermain game, anak-anak harus menggunakan berbagai strategi untuk memenangkan permainan. Hal ini dapat melatih penggunaan logika, menganalisa, dan memecahkan masalah.
  2. Melatih kemampuan spasial. Melalui game permainan, kemampuan spasial anak yang berhubungan dengan kecerdasan gambar dan bervisualisasiakan terasah.
  3. Manfaat dari perangkat lunak program pengetahuan dasar membaca adalah anak akan merasa tidak bosan dengan belajar membaca dari program tersebut karena media yang di berikan berbeda dengan media tulis yang hanya memberikan gambar yang itu-itu saja.
  4. Stimulasi otak. Dalam game permainan ada yang bisa membuat permainan sendiri sesuai dengan yang digunakannya. Hal tersebut bisa membantu stimulasi otak dan proses berfikir untuk menciptakan skenario yang panjang dan rumit.
  5. Mengembangkan imajinasi. Permainan dapat membantu anak untuk mengembangkan imajinasi mereka.vv

REND ICT DALAM DUNIA PENDIDIKAN.
Pengertian TIK
Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) atau biasa juga disebut information and communication technologies (ICT) adalah pusat dari peradaban dan kemajuan dunia. Dimana Teknologi menjadi pusat komunikasi dan juga alat bantu pengolahan data .
Teknologi informasi dan kmunikasi (TIK) , adalah salah satu bukti kemajuan peradaban manusia dan juga menunjukkan semakin majunya kualitas manusia di dunia, beberapa ilmuan terus berusaha mengembangkan ilmu di bidang ini hingga akhirnya saat ini TIK sudah menjadi menu pembelajaran di jenjang pendidikan dunia.
Akibat semakin berkembangnya TIK terutama dalam pendidikan, sehingga menciptakan trend-trend yang umum dilakukan dalam dunia pendidikan , ada yang berdampak psitif namun ada juga yang berdampak negative bagi dunia pendidikan itu sendiri


A.     Trend yang berdampak positif
Trend dalam penggunaan TIK di dunia pendidikan banyak yang bersifat positif diantaranya :
1. Penggunaan power point dalam memberikan pelajaran
2. Menggunakan internet dalam mencari referensi atau bahan pelajaran
3. Penggunaan komputer dalam mengimput data
4. Penggunaan absen online atau sidik jari dll.
Dari contoh di atas , dapat dilihat bahwa TIK sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan jika di gunakan dengan baik dan bijak dan akan menciptakan trend yang sangat bermanfaat, TIK sangat mempermudah dan lebih mengefisienkan waktu dalam proses pembelajaran.

Trend yang berdampak negative
Semakin pesatnya kemajuan TIK di dunia pendidikan tidak lepas dari munculnya trend yang berdampak negatif , seperti :
1. Membuat pelajar malas belaja dengan adanya copy paste
2. Siswa bekerjasama saat ujian melalui sosial media
3. Penyebaran video porno dalam lingkungan pelajar dll.
Semua hal yang terkait di atas sanagt merugikan bagi dunia pendidikan , karena menyebabkan kaum pelajar malas dan merusak moral anak-anak. Oleh karena itu guru dan orang tua sangat berperan dalam memberikan pengawasan pada siswa dalam penggunaan teknologi yang semakin canggih ini. 

TANTANGAN PENERAPAN ICT DALAM DUNIA PENDIDIKAN
            Pendidikan pada era globalisasi ini sangat erat kaitannya dengan teknologi informasi dan komunikasi. Maka dengan semakin meningkatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ini, dunia pendidikan pun ikut terlibat didalamnya. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan beserta teknologi ini, maka berbagai tantangan yang berdampak baik maupun buruk akan timbul sebagai akibat dari kemajuan tersebut.
Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ini mengakibatkan semua bangsa di dunia termasuk Indonesia akan terlibat dalam tantangan yang mungkin seragam dihadapi oleh seluruh bangsa yang ada di dunia, terutana di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Globalisasi yang ditunjang oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menjadikan dunia menjadi transparan dan tanpa batas-batas Negara. Hal ini mengakibatkan masyarakat dunia menjadi berubah seiring berkembangnya teknologi.
Pengembangan serta penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam dunia pendidikan menjadi salah satu program instansi Departemen Pendidikan Nasional . Penerapan TIK ini diharapkan dapat menjadi suatu langkah dalam upaya meningkatkan akses serta mutu masyarakat dan bukan hanya sekedar trend.
Pengembangan dan penerapan TIK kian melebar. Siap tidak siap semua sector akan dihadapkan pada tantangan tersebut, terutama pada bidang pendidikan yang berperan sebagai transformasi ilmu. Perkembangan Teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang pendidikan membuka harapan baru bagi peningkatan mutu pendidikan terutama di Indonesia .

Tantangan menghadapi perilaku malas pada kaum pelajar
           
Pesatnya perkembangan teknologi terutama pada pemanfaatan di bidang pendidikan telah memunculkan tantangan yang harus dihadapai dan harus segera di atasi, yakni pperilaku malas dari para pelajar. Menurunnya etos kerja dan rasa tanggung jawab atas kewajibannya untuk belajar ini disebabkan karena munculnya pemikiran yang mengatakan bahwa tugas yang diberikan dapat segera diseliesaikan dengan cepat denagnadanya bantuan teknologi, hal ini yang sangat sering terjadi pada lingkup pendidikan . hal ini menjadi tugas tersendiri bagi para pendidik untuk dapat mengatasi hal ini.

Munculnya masalah moral pada kaum pelajar
           
Penggunaan teknologi didunia pendidikian terutama pada pelajar kadang menyimoang jauh dari yang seharusnya, sehingga teknologi tidak lagi bermanfaat bagi para pelajar, namun justru sebaliknya teknologi akan berdampak sangat merugikan.  Penyimpanagn pengunaan teknologi  seperti,
a.  menggunakan internet untuk membuka situs-situs porno
b. mengunakan sosial media untuk menjelek-jelekkan orang lain
c. menggunakan sosial media untuk tindak kriminal (penipuan , terror dll)

KESIMPULAN
            Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dari waktu-kewaktu semakin berkembang hingga saat ini, semakin majunya TIK juga tidak lepas dari perkembangan pada dunia pendidikan , hal ini menyembabkan munculnya trend dan juga tantangan dari berbagai aspek. Perlu dingat bahwa teknologi akan berdampak baik dan buruk sesuai dengan bagai mana kita memanfaatkanya , oleh karena itu peran pendidik dan orang tua sangat diperlukan untuk melakukan pengawasa terhadap para pelajar dalam menggunakan teknlogi dan menjelaskan batas-batas dalam memanfaatkan teknologi.

Komentar